program Perhitungan_kompon_pendek_dan_kompon_panjang;
uses crt;
function kompon_pjg(f_ia, f_ra, f_rsr, f_vt, f_vs: real): real;
begin
kompon_pjg := (f_ia*f_ra) + (f_ia*f_rsr) + f_vt + f_vs;
end;
function kompon_pdk(f_ia, f_ra, f_il, f_rsr, f_vt, f_vs: real): real;
begin
kompon_pdk := (f_ia*f_ra) + (f_il*f_rsr) + f_vt + f_vs;
end;
var
Ea,Ia,Ra,Il,Vsh,Vt,Vs,Rsr, pil: real;
begin
clrscr;
writeln('PROGRAM PERHITUNGAN GENERATOR KOMPON');
writeln;
writeln('1. Perhitungan kompon panjang');
writeln('2. Perhitungan kompon pendek');
write('masukan pilihan : ');
readln(pil);
writeln;
if(pil = 1)then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Rsr,Vt,Vs');
writeln('diprogram untuk mencari nilai kompon panjang');
writeln;
write('nilai Ia=');readln(Ia);
write('nilai Ra=');readln(Ra);
write('nilai Rsr=');readln(Rsr);
write('nilai Vt=');readln(Vt);
write('nilai Vs=');readln(Vs);
Ea:=kompon_pjg(Ia, Ra, Rsr, Vt, Vs);
write('Hasil Kompon Panjang (Ea):',Ia:2:2,'*',Ra:2:2,'+',Ia:2:2,'*',Rsr:2:2,'+',Vt:2:2,'+',Vs:2:2,'=',Ea:2:2);
readln;
end
else if (pil = 2)then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Il,Rsr,Vt,Vs');
writeln('di program untuk mencari nilai Kompon Pendek');
writeln;
writeln('nilai Ia :');readln(Ia);
writeln('nilai Ra :');readln(Ra);
Writeln('nilai Il :');readln(Il);
Writeln('nilai Rsr :');readln(Rsr);
writeln('nilai Vt :');readln(Vt);
writeln('nilai Vs :');readln(Vs);
Ea:=kompon_pdk(Ia, Ra, Il, Rsr, Vt, Vs);
writeln('nilai Kompon Pendek (Ea) :',Ia:2:2,'*',Ra:2:2,'+',Il:2:2,'*',Rsr:2:2,'+',Vt:2:2,'+',Vs:2:2,'=',Ea:2:2);
readln;
end
else
begin
writeln('salah input');
end;
readln;
end.
Rabu, 01 Juni 2016
Rabu, 13 April 2016
Perhitungan generator dc kompon pendek dan kompon panjang
Aplikasi yang saya buat ini bertujuan untuk menghitung nilai generator kompon pendek dan kompon panjang. Terdapat 2 pilihan untuk menghitung kompon pendek dan kompon panjang. Cara kerja program ini adalah dengan mengolah input Ia,Ra,Rsr,Vt,Vs,Il. Output yang dihasilkan sesuai dengan pilihan perhitungan.
flowchart:
source code:
program Perhitungan_kompon_pendek_dan_kompon_panjang;
uses crt;
var
Ea,Ia,Ra,Il,Vsh,Vt,Vs,Rsr : integer;
pilihan1,pilihan2:string;
begin
clrscr;
write('apakah anda ingin menghitung kompon panjang ? (y atau t)');
readln(pilihan1);
if(pilihan1 = 'y')then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Rsr,Vt,Vs');
writeln('diprogram untuk mencari nilai kompon panjang');
writeln;
write('nilai Ia=');readln(Ia);
write('nilai Ra=');readln(Ra);
write('nilai Rsr=');readln(Rsr);
write('nilai Vt=');readln(Vt);
write('nilai Vs=');readln(Vs);
Ea:=(Ia*Ra)+(Ia*Rsr)+Vt+Vs;
write('Hasil Kompon Panjang (Ea):',Ia,'*',Ra,'+',Ia,'*',Rsr,'+',Vt,'+',Vs,'=',Ea);
readln;
end
else if (pilihan1 = 't')then
begin
write('apakah anda ingin menghitung nilai Kompon pendek ? (y atau t)');
readln(pilihan2);
if(pilihan2='y')then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Il,Rsr,Vt,Vs');
writeln('di program untuk mencari nilai Kompon Pendek');
writeln;
writeln('nilai Ia :');readln(Ia);
writeln('nilai Ra :');readln(Ra);
Writeln('nilai Il :');readln(Il);
Writeln('nilai Rsr :');readln(Rsr);
writeln('nilai Vt :');readln(Vt);
writeln('nilai Vs :');readln(Vs);
Ea:=(Ia*Ra)+(Il*Rsr)+Vt+Vs;
writeln('nilai Kompon Pendek (Ea) :',Ia,'*',Ra,'+',Il,'*',Rsr,'+',Vt,'+',Vs,'=',Ea);
readln;
end
else if(pilihan2='t')then
begin
writeln('tidak dapat menghitung nilai Kompon Pendek dan Kompon Panjang');
end
else
begin
writeln('salah input');
end;
end
else
writeln('salah input');
end.
readln;
end.
flowchart:
source code:
program Perhitungan_kompon_pendek_dan_kompon_panjang;
uses crt;
var
Ea,Ia,Ra,Il,Vsh,Vt,Vs,Rsr : integer;
pilihan1,pilihan2:string;
begin
clrscr;
write('apakah anda ingin menghitung kompon panjang ? (y atau t)');
readln(pilihan1);
if(pilihan1 = 'y')then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Rsr,Vt,Vs');
writeln('diprogram untuk mencari nilai kompon panjang');
writeln;
write('nilai Ia=');readln(Ia);
write('nilai Ra=');readln(Ra);
write('nilai Rsr=');readln(Rsr);
write('nilai Vt=');readln(Vt);
write('nilai Vs=');readln(Vs);
Ea:=(Ia*Ra)+(Ia*Rsr)+Vt+Vs;
write('Hasil Kompon Panjang (Ea):',Ia,'*',Ra,'+',Ia,'*',Rsr,'+',Vt,'+',Vs,'=',Ea);
readln;
end
else if (pilihan1 = 't')then
begin
write('apakah anda ingin menghitung nilai Kompon pendek ? (y atau t)');
readln(pilihan2);
if(pilihan2='y')then
begin
writeln('masukan nilai Ia,Ra,Il,Rsr,Vt,Vs');
writeln('di program untuk mencari nilai Kompon Pendek');
writeln;
writeln('nilai Ia :');readln(Ia);
writeln('nilai Ra :');readln(Ra);
Writeln('nilai Il :');readln(Il);
Writeln('nilai Rsr :');readln(Rsr);
writeln('nilai Vt :');readln(Vt);
writeln('nilai Vs :');readln(Vs);
Ea:=(Ia*Ra)+(Il*Rsr)+Vt+Vs;
writeln('nilai Kompon Pendek (Ea) :',Ia,'*',Ra,'+',Il,'*',Rsr,'+',Vt,'+',Vs,'=',Ea);
readln;
end
else if(pilihan2='t')then
begin
writeln('tidak dapat menghitung nilai Kompon Pendek dan Kompon Panjang');
end
else
begin
writeln('salah input');
end;
end
else
writeln('salah input');
end.
readln;
end.
Senin, 21 Maret 2016
Sabtu, 16 Januari 2016
Anggaran biaya rangkaian catu daya
Catu
daya
Catu
daya merupakan suatu Rangkaian yang paling penting bagi sistem elektronika. Ada
dua sumber catu daya yaitu sumber AC dan sumber DC. Sumber AC yaitu sumber tegangan
bolak – balik, sedangkan sumber tegangan DC merupakan sumber tegangan searah
Gambar Rangkaian atau
Schematicnya

Pada rangkaian ini
tegangan output dapat diatur dengan mengatur besar R1 dan R2. Sekarang mestinya
tidak perlu susah payah lagi mencari op-amp, transistor dan komponen lainnya
untuk merealisasikan rangkaian regulator seperti di atas hanya saja perlu
diketahui supaya rangkaian regulator dengan IC tersebut bisa bekerja, tengangan
input harus lebih besar dari tegangan output regulatornya. Biasanya perbedaan
tegangan Vin terhadap Vout yang direkomendasikan ada di dalam datasheet
komponen tersebut. Pemakaian heatshink (aluminium pendingin) dianjurkan jika
komponen ini dipakai untuk men-catu arus yang besar. Di dalam datasheet,
komponen seperti ini maksimum bisa dilewati arus mencapai 1 A.
Komponen yang dipakai dan anggaran biaya:
Total Anggaran dana
rangkaian catu daya adalah Rp. 256.400.-
Daftar
pustaka
QUADRATURE AMPLITUDE MODULATION
QAM (quadrature amplitude modulasi) adalah sebuah metode untuk
menggabungkan dua amplitude-modulated (AM) sinyal dalam satu saluran,
sehingga dua kali lipat bandwidth yang efektif QAM digunakan dengan pulse
amplitude modulasi (PAM) dalam sistem digital, terutama di
nirkabel aplikasi. Dalam sebuah sinyal QAM, terdapat dua operator,
masing-masing memiliki frekuensi yang sama tetapi berbeda dalam tahap 90
derajat (satu seperempat dari sebuah siklus, dari manaistilah quadrature
timbul).. Satu sinyal disebut sinyal saya, dan yang lain dinamakan T
sinyal. Matematis, salah satu sinyal dapat diwakili oleh sebuah gelombang
sinus dan lainnya dengan gelombang kosinus. Kedua modulated carrier
digabungkan pada sumber untuk transmisi. Ditempat tujuan, yang operator
dipisahkan, data yang diambil dari masing-masing, dan kemudian digabungkan ke
dalam data yang asli modulating informasi. Monday, 25 August 2008 08:31
Modulasi adaptif adalah skema transmisi pada komunikasi digital dimana transmitter mengadaptasi
mode transmisi dengan kondisi kanal. Secara efektif dapat mengatur
keseimbangan kebutuhan bandwidth dan kualitas sambungan (link
quality) atau biasanya diukur dengan Signal to Noise Ratio (SNR).
Apabila kualitas sinyal cukup baik,maka digunakan modulasi yang lebih
tinggi untuk memberikan kapasitas bit rate yang
lebih besar. Apabila kualitas link menurun, sistem
modulasinya digeser menjadi lebih rendah untuk menjaga kestabilan dan
kualitas sambungan. Perpindahan modulasi dapat diatur secara dinamis dari
64-QAM (SNR = 22dB), 16-QAM (SNR = 16dB), QPSK (SNR = 9dB), dan BPSK
(SNR = 6dB). Modulasi Adaptif memerlukan informasi kanal yang cocok pada transmitter,
informasi ini haruslah bersifat real time agar sesuai dengan
kondisi kanal yang ada. Informasi ini dapat diperoleh menggunakan metode
duplexing TDD (Time Division Duplex) sehingga informasi
kanal dari pengirim ke penerima akan sama dengan
informasi kanal dari penerima ke pengirim. Selain itu,
informasi kanal juga dapat diperoleh sebagai feedback dari
penerima kepada pengirim. Teknik Modulasi yang
digunakan dalam standar IEEE 802.16d adalah QPSK, 16 QAM, dan 64 QAM.
Blok diagram
pada Gambar-1 menunjukkan sebuah pemancar QAM. Data biner mula-mula masuk pada
Pembagi Data. Pembagi Data ini kemudian memproduksi dua sinyal data yang
kecepatannya separuh dari kecepatan data awal. Kedua sinyal data tersebut
masing – masing dikonversikan pada empat level jalur pita dasar. Hasil dari
empat level simbol dari saluran I dan Q kemudian dipergunakan pada modulator.
Pembawa untuk modulator saluran Q diubah phasanya sebesar 90° dari pada saluran
I. Hal ini disebut dengan istilah quadrature. Ini terjadi pada saluran Q,
semantara saluran I sama dengan saat sebelumnya sehingga saluran I dikatakan
sephasa. Hasil akhirnya adalah suatu kemampuan untuk mengirimkan data digital
melalui saluran dengan lebar pita yang terbatas.
DAFTAR
PUSTAKA
Kusmaryanto
Sigit, Teknik Modulasi Quadrature Amplitude Modulation.
Senin, 16 November 2015
Rangkaian Inverter
Rangkaian Inverter 12v
DC to 110/220v AC 500 Watt
Inverter
adalah sebuah alat yang dapat merubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik
(AC). Kegunaan dari inverter sendiri adalah biasanya digunakan pada PLTS dimana
listrik arus searah yang tersimpan pada baterai akan diubah menjadi listrik
arus bolak-balik (AC) untuk didistribusikan. Sedangkan pada kebutuhan yang
lebih kecil yaitu merubah arus searah pada aki menjadi arus bolak-balik untuk
digunakan pada perangkat yang memerlukan arus AC.
Supaya arus keluaran
dari multivibrator ini cukup besar untuk membangkitkan tegangan AC dengan daya
yang besar pula, maka diperlukan rangkaian pensaklaran yang dalam rangkaian ini
diperankan oleh mosfet IRFZ44. Arus keluaran dari IRFZ44 diumpankan ke trafo
step up, sehingga akan diperoleh tegangan yang cukup besar pada keluarannya.
Rangkaian Inverter yang
saya buat ini menghasilkan daya keluaran 500 watt, dengan menggunakan
komponen-komponen elektronika yang mudah dijumpai di pasaran.
Rangkaian sederhana ini dapat anda terapkan pada kendaraan guna menyalakan ionizer. Ionizer ini dapat sebagai penetralisir racun asap rokok, racun gas buang dll. Jika anda butuh ionizer jangan ragu-ragu segera tanya cara buatnya….jangan beli !!!!
Skematik Rangkaian
Skematik Rangkaian
Komponen dan Pengeluaran
Cara Membuat
- Buat skematik dengan aplikasi eagle
- Print skematik lalu cetak ke papan
PCB
- Larutkan PCB dengan Feri Klorid
- Rangkai Komponen di papan PCB
- Solder rangkaian
- Susun dan rangkai rangkaian di
dalam Cassing
- Test Alat yang sudah jadi
Kelebihan dari alat ini
adalah biaya pembuatan yang lebih murah dibandingkan membeli inverter ber-merk
terkenal yang bisa sampai jutaan.
Daftar pustaka
- http://www.caratekno.com/2013/10/cara-membuat-ac-inverter-12v-ke_24.html
- http://www.duniaelektro.com/
- http://sfe-electronics.com/
- http://komponenelektronika.com/
Jumat, 30 Oktober 2015
Analisis rate of return
ANALISIS RATE OF RETURN
Pengertian
rate of return
IRR berasal dari bahasa Inggris
Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat
efisiensi dari suatu investasi.
Rate of Return didefiniskan sebagai bunga rata-rata yang
dibayarkan kepada saldo yang belum lunas dalam suatu pinjaman sehingga saldo
yang belum dibayarkan tersebut secara berkala sama dengan nol pada akhir
pembayaran.
Perhitungan rate of return dan penerapannya
Sebuah investasi sebesar $10,000
dapat ditanamkan pada sebuah proyek yang akan memberikan penerimaan tahunan
$5,310 selama 5 tahun dan mempunyai nilai sisa $2,000. Pengeluaran tahunan
$3,000 untuk operasi dan pemeliharaan. Perusahaan akan menerima proyek apapun
yang memberikan “hasil” 10% atau lebih sebelum dikurangi pajak. e = MARR = 20%
pertahun. Berdasarkan metode ERR apakah investasi tersebut layak dilakukan?
Penyelesaian
25,000 (F/P, i’%, 5) = 8,000 (F/A, 20%, 5) + 5,000
(F/P, i’%, 5) = 64,532.80/25,000 = 2.5813
i’% = 20.88% Karena i’ > MARR, maka investasi layak
dilakukan.
Pengertian konsep dasar analisis rate of return,asumsi dan
penggunaannya
Return On Investment (ROI) merupakan
pengukuran kemampuan perusahaan secara keseluruhan didalam menghasilkan
keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia didalam perusahaan.
Analisa Return on Investment (ROI) dalam analisa keuangan
mempunyai arti yang sangat penting sebagai salah satu tehnik analisa keuangan
yang bersifat menyeluruh (komprehensif). Analisa ROI ini sudah merupakan tehnik
yang lazim digunakan oleh pemimpin perusahaan untuk mengukur efektivitas dari
keseluruhan operasi perusahaan.
Return On Investment itu
sendiri adalah salah satu bentuk dari rasio profitabilitas yang dimaksudkan
untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang
ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasinya perusahaan untuk
menghasilkan keuntungan. Dengan demikian ratio ini menghubungkan keuntungan
yang diperoleh dari operasinya perusahaan (net operating income) dengan jumlah
investasi atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan operasi
tersebut (net operating assets)
Kegunaan Analisis Return On Invesment (ROI)
a. Sebagai salah satu
kegunaan yang prinsipil ialah sifatnya yang menyeluruh. Apabila perusahaan sudah menjalankan praktek
akuntansi yang baik maka manajemen dengan menggunakan teknik analisa ROI dapat
mengukur efisiensi penggunaan modal yang bekerja, efisiensi produksi dan
efisiensi bagian penjualan.
b. Apabila perusahaan mempunyai data industri sehingga dapat
diperoleh ratio industri, maka dengan analisa ROI dapat dibandingkan efisiensi
penggunaan modal pada perusahaannya dengan perusahaan lain yang sejenis,
sehingga dapat diketahui apakah perusahaannya berada dibawah, sama, atau diatas
rata-ratanya. Dengan demikian akan dapat diketahui dimana kelemahannya dan apa
yang sudah kuat pada perusahaan tersebut dibandingkan dengan perusahaan lain
yang sejenis.
c. Analisa ROI juga dapat digunakan untuk mengukur efisiensi
tindakan-tindakan yang dilakukan oleh divisi atau bagian, yaitu dengan
mengalokasikan semua biaya dan modal kedalam bagian yang bersangkutan. Arti pentingnya mengukur rate of return pada
tingkat bagian adalah untuk dapat membandingkan efisiensi suatu bagian dengan
bagian yang lain didalam perusahaan yang bersangkutan.
d. Analisa ROI juga dapat digunakan untuk mengukur
profitabilitas dari masing-masing produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Dengan menggunakan “product cost system” yang baik, modal dan biaya dapat dialokasikan
kepada berbagai-bagai produk yang dihasilkan oleh perusahaan yang bersangkutan,
sehingga dengan demikian akan dapat dihitung profitabilitas dari masing-masing
produk.
e. ROI selain berguna untuk keperluan control, juga berguna
untuk keperluan perencanaan. Misalnya ROI dapat digunakan sebagai dasar untuk
pengambilan keputusan kalau perusahaan akan mengadakan expansi.
Langganan:
Postingan (Atom)


